Disable Preloader

Pemko Langsa Gelar Pelatihan Terpadu Dana Desa

Langsa - Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong menggelar pelatihan terpadu dana desa yang berlangsung di Aula Cakra Donya Kota Langsa, Senin (9/3).

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Al Azmi, SSTP, M.AP mengatakan, pelaksanaan pelatihan terpadu Dana Desa Tahun 2020 dilaksanakan sebagai upaya untuk mengetahui efektifitas, tingkat perkembangan Desa, kemajuan, kemandirian, keberlanjutan kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat gampong.

Selain itu, Pelatihan Terpadu Dana Desa adalah merupakan pelatihan yang dapat memberikan pedoman umum pelaksanaan Dana Desa Tahun 2020 dengan berdasarkan Tata Kelola Gampong/ Desa yang demokratis dan berkeadilan sosial.

"Pelatihan ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya prioritas penggunaan dana desa pada bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, memberikan gambaran tentang pilihan program kegiatan dalam penggunaan dana desa tahun 2020 dan tata kelola penggunaan dana desa sesuai prosedur perencanaan, pelaksanaan serta pengawasan pembangunan desa dan Laporan Pertanggung Jawaban Penggunaan Dana Desa sesuai ketentuan perundang-undangan,"jelasnya.

Peserta pelatihan terpadu dan desa berjumlah 197 orang yang terdiri dari Para Geuchik dalam wilayah Kota Langsa, para Ketua Tuha Peuet Gampong, dan para Kepala urusan Keuangan pada Gampong se Kota Langsa.

Para Pemateri Terdiri dari, SATGAS Dana Desa, Kementerian Desa dan PDTT,  Polres Kota Langsa, Kejaksaaan Negeri Kota Langsa, Inspektur Kota Langsa, BPKD Kota Langsa dan Ka. DPMG Kota Langsa.

Wakil Walikota Dr. H. Marzuki Hamid, MM mengatakan, pengelolaan Dana Desa diharapkan lebih baik lagi, lebih efektif dan efisien pelaksanaannya sehingga bermanfaat bagi masyarakat.

Dikatakan Marzuki, hakikat dari pelaksanaan pelatihan terpadu dana desa ini adalah dalam rangka meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan gampong, pelaksanaan pembangunan, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat gampong dengan memanfaatkan dana gampong.

"Artinya dana desa harus dimanfaatkan sebesar besarnya utk kepentingan pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pengembangan masyarakat,"tukasnya.

Marzuki juga berharap agar semua dapat memahami bahwa Dana desa adalah untuk rakyat, untuk masyarakat, untuk gampong, sehingga tepat sasaran.

Pada kegitan tersebut Wakil Walikota Langsa juga memberikan penghargaan kepada gampong terbaik atas penilaian kinerja pengelolaan keuangan desa dari Kementerian Keuangan Tahun 2018, yang diberikan yaitu, Gampong Alur Dua Bakaran Batee, Gampong Cinta Raja, Gampong Gedubang Aceh, Gampong Alue Dua, Gampong Matang Cengai, Gampong Buket Metuah, dan Gampong Paya Bujok Teungoh.

Selain itu juga diserahkan penghargaan kepada Gampong yang pencairan Dana Desa Tercepat di Januari 2020, yaitu Gampong Karanganyar dan Gampong Buket Meudang Ara.

"Kami mengucapkan selamat kepada para geuchik-geuchik yang mendapatkan penghargaan sebagai gampong terbaik dalam pengelolaan dana desa,"imbuhnya

Marzuki juga mengucapkan selamat bagi gampong Karanganyar dan Buket Meudang Ara yang menjadi gampong tercepat dalam pencairan dana desa tahun 2020 sehingga mengharumkan nama Kota Langsa sebagai salah satu Kota tercepat dalam pencairan dana desa di Aceh, yaitu Aceh Tamiang, Kota Langsa dan Bener Meriah.

Acara itu dihadiri  oleh Satuan Tugas Dana Desa Kementerian PDT, Wakapolres langsa, unsur Kodim 0104 Aceh Timur, unsur Bank Aceh, Kejari Langsa, inspektur Kota Langsa, para Kepala OPD, Para camat dalam wilayah Kota Langsa, para geuchik dan para Tuha Peut Gampong dalam wilayah Kota Langsa.(Tim)

Share:

Tinggalkan Komentar Anda